Agar Ananda Tak Cinta Gadget


Kenapa saya merasa perlu membuat tulisan ini? Apakah karena saya lagi ada PR menulis dari Kelas Minat IIP? Ga juga sih sebenarnya. Udah lama memang pengen nulis soal gadget yang bikin gemes. Kebetutulan aja lagi ada tugas nulis, ya udah sekalian deh bahas tentang ini.

jadi sebenarnya apa alasan utama saya menulis tentang gadget? Semuanya berawal dari keprihatinan saya melihat kondisi anak-anak sekarang yang sebagian besarnya udah "Kecanduan Gadget". Terus terang hal ini selain bikin saya miris juga bikin gemeeezzz. Kenapa saya bilang gemes? Soalnya saya kesal melihat anak-anak masa kini yang rasanya "hidup di dunia sendiri dengan gadgetnya" sehingga banyak diantara mereka yang jadi anti sosial. 

Ada teman yang lagi sakit ga perlu dijenguk, cukup say halo aja di medsos sambil ngetik : gws yaa. Disuruh sama orang tua ga peduli karena sibuk sama gadgetnya. Atau ketika ada PR bukannya segera dikerjakan eh malah sibuk main game, tau-tau udah malam dan terlupalah tuh PR, sampai besok paginya sibuk nyari contekan untuk ngerjain PR. Akhirnya gadgetnya bukan membawa semangat tapi malah membawa dampak negatif pada si anak.

Apa itu Gadget?



Sebelum kita lanjut lebih jauh kita bahas dulu yuk, sebenarnya apa sih gadget itu? Kalau menurut KBBI Daring, gadget merupakan peranti elektronik atau  mekanik dengan fungsi praktis; gawai. Jadi gadget merupakan bagian dari perkembangan teknologi yang membuat sesuatu jadi lebih praktis digunakan dengan teknologi yang lebih canggih karena mudah dibawa kemana-mana. Misalnya Smartphone yang merupakan bentuk praktis dari handphone, tablet yang merupakan bentuk praktis dari fungsi netbook, Mp3 player yang merupakan bentuk praktis dari walkman, laptop yang merupakan bentuk praktis dari komputer. Jadi bentuk gadget itu banyak ya, tapi yang saat ini paling populer dan digandrungi adalah smartphone dan tablet.

Nah setelah kita memahami apa itu gadget kita pahami dulu yuk apaaja sih bahaya yang bisa ditimbulkan oleh gadget ini, terutama pada anak-anak. Karena dibalik berjuta manfaat yang ditawarkan oleh gadget, ternyata gadget juga memiliki banyak bahaya untuk anak, terutama bila penggunaannya tidak diawasi oleh orang tua. Bahaya yang bisa timbul diantaranya adalah:

1. Mengganggu pertumbuhan otak anak
    Percayakah bunda kalau gadget itu bisa merusak pertumbuhan otak anak? Kalau saya sih percaya banget. Secara saya juga pernah jadi guru TK jadi saya tahu banget kalau gadget itu bisa mengganggu pertumbuhan otak anak. Apalagi pengalaman saya saat mengajar dulu kebanyakan anak murid yang bermasalah adalah anak-anak yang terlalu banyak berinteraksi dengan gadget.
    Kenapa bisa begitu? Karena perkembangan otak anak usia dini sangat dipengaruhi oleh stimulasi lingkungan. Stimulasi berlebihan dari gadget bisa membuat anak jadi cepat marah, tidak sabaran bahkan cenderung tantrum dan akan menghambat proses belajarnya karena kurang fokus dengan keadaan sekitar.

2. Tumbuh kembang yang lambat
    Anak yang terbiasa dengan gadget akan cenderung pasif bergerak karena matanya yang lebih banyak bekerja melihat layar gadget. Dengan demikian aktivitas fisik anak menjadi terhambat dan dapat menyebabkan lambatnya tumbuh kembang karena otot fisiknya kurang terstimulasi.

3. Bisa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan anak telat berbicara
    Ketika anak terbiasa dengan gadgetnya maka komunikasi dua arah dengan anak akan berkurang. Karena anak lebih senang dengan aktivitas gadgetnya yang menarik. Ketika komunikasi dua arah ini terputus maka anak akan kesulitan untuk menirukan kata-kata atau mengungkapkan perasaannya.

4. Merusak mata
    Interaksi berlebihan dengan gadget juga berbahaya untuk mata ananda karena dapat menyebabkan iritasi mata, mata lelah bahkan mata minus.

5. Kecanduan
    Ini adalah salah satu dampak yang paling berbahaya. Karena apabila ananda sampai kecanduan gadget, maka bukan cuma perkembangan fisiknya saja yang terhambat, tapi juga perkembangan sosial dan mentalnya. Karena anak yang sudah kecanduan gadget tidak akan peduli dengan lingkungan sekitarnya dan emosinya sangat tidak stabil sehingga membuat ananda mudah marah dan tantrum bila tidak ada gadget didekatnya.




Nah bunda, udah tau kan gimana bahayanya gadget. Yang saya sebutkan diatas hanya sebagian saja ya karena masih banyak bahaya gadget yang lainnya seperti radiasi, ananda jadi malas gerak, sulit tidur, konsentrasi berkurang dan lain sebagainya. Sebaiknya tidak mengenalkan gadget pada anak dibawah usia 2 tahun ya bunda. Karena anak nanti akan menjadi sangat terbiasa dengan gadget dan peluang kecanduan gadget jadi lebih besar.


Tips agar anak tidak kecanduan Gadget


Setelah udah tahu bahayanya tentu penting bagi kita untuk membatasi ananda dalam menggunakan gadget agar tidak terkena dampak negatifnya. Lalu bagaimana caranya? Yuk simak beberapa tips dibawah ini:

1.  Beri pemahaman pada ananda tentang manfaat dan bahaya gadget
      Ketika bunda akan mengenalkan gadget  pada anak maka berikan pengertian kepada ananda bahwa gadget tidak boleh digunakan setiap saat karena bisa berbahaya. Jelaskan dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh ananda.

2.  Beri aturan penggunaan gadget
     Jangan biarkan ananda menggunakan gadget sesuka hatinya, apalagi sampai dibelikan khusus untuk dipakai sendiri. Karena terlalu berbahaya dampaknya. Ajak ananda berdiskusi tentang waktu menggunakan gadget. Kalau saya di rumah jadwal anak-anak menggunakan gadget hanya dihari libur saja dengan durasi pemakaian pagi 30 menit dan sore 30 menit (anak saya sudah kelas 6 Sd dan 1 SMP, aturan ini saya terapkan sejak mereka masih sekolah TK). Kecuali pada kondisi tertentu misalnya mereka sedang ada PR yang membutuhkan informasi dari internet, mereka boleh menggunakan gadget diluar jadwal.

3.  Dampingi ananda saat menggunakan gadget
     Jangan biarkan ananda jauh dari anda saat ia menggunakan gadgetnya. Karena banyak iklan pornografi atau link pornografi yang bisa muncul kapan saja. Dampingi ananda saat menggunakan gadget sambil mengobrol dan menjelaskan apa yang dilihatnya.

4. Berikan ananda kegiatan yang menarik
    Agar ananda tidak mudah bosan saat di rumah dan tidak minta main gadget terus maka berikan ananda kegiatan yang menarik yang bisa membuat hatinya senang. Dengan begitu ananda tidak akan sering-sering bermain dengan gadget.

5. Berikan teladan
    Ketika anda sudah memberikan pemahaman pada ananda dan menetapkan aturan dalam menggunakan gadget, maka berikan contoh yang baik pada ananda. Anda juga harus bisa membatasi penggunaan gadget agar ananda bisa mencontoh. Karena tidak akan ada gunanya pengertian yang anda berikan dan aturan penggunaan gadget jika selaku orang tua anda sendiri tidak bisa membatasi diri anda dengan gadget anda.

Nah demikianlah beberapa tips agar ananda tidak kecanduan gadget. Semoga bermanfaat dan be a wise parents!


Cat: Foto diambil dari dokumentasi Google

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tempat Pijat Refleksi Yang Nyaman di Depok

Nice Home Work 9

Nice Home Work 6