Untukmu Yang dinanti
Dea Adhicita...
Satu nama yang kunanti untuk kujumpai. Seseorang yang dipasangkan untukku sebagai partner lewat kelas minat menulis. Bukan kebetulan pastinya, tapi ini adalah sebuah ikatan takdir yang Allah tetapkan atas kami. Entah dimana dan bagaimana nanti kami akan berjumpa, yang pasti Allah ingin memberikan kebaikan kepada kami berdua. Karena perjumpaan kami dijalan kebaikan, maka aku yakin akan banyak kebaikan pula yang akan kami pelajari bersama.
Untuk saat ini, yang dapat kulakukan hanyalah menelusuri jejaknya lewat tulisannya dan lewat obrolan chatnya. Kami memang belum mendapatkan waktu yang cocok untuk bertemu, tapi aku yakin ketika kami bertemu nanti akan ada banyak hal bisa kami perbincangkan dan kami bagi.
Dirinya adalah sosok yang periang dan penuh semangat, itu semua terlihat jelas dari bahasa tulisannya. Sosok yang senang menabur benih kebaikan dan kebermanfaatan. Sosok yang ingin orang-orang disekitarnya turut bahagia. Sebuah tujuan hidup yang mulia, bukan? Disaat banyak orang yang hanya sibuk memikirkan dan mementingkan diri sendiri, sosoknya hadir menjadi jalan kebaikan bagi orang lain.
Menulis menjadi salah satu jalan yang dipilihnya untuk mengekspresikan dirinya dan menuangkan ide-ide kreatifnya. Gaya menulisnya santai dan mengalir apa adanya, sangat berbeda dengan tulisanku yang masih berantakan (maklum ya, masih amatir :D ).
Saat pertama kali mengetahui kalau dia adalah seorang psikolog, aku sangat senang. Itu adalah cita-citaku ketika aku masih kecil dulu. Kebiasaanku mendengar curhatan teman-teman membuatku ingin menjadi seorang psikolog.Tapi ternyata Allah berkehendak lain dengan memilihkan jalan lain yang lebih baik untukku. Dipasangkan dengannya yang seorang psikolog tentu saja aku senang sekali. Pasti banyak ilmu yang bisa kuambil darinya.
Tak sabar rasanya diri ini menantikan pertemuan dengannya. Terbayang obrolan-obrolan seru penuh makna antara kami. Semoga Allah memberi kemudahan bagi kami untuk bertemu. Sampai saat itu tiba, kusimpan rindu ini untuknya.
Sampai ketemu nanti, Mak Dea....
Tugas Menulis Tentang Kamu
Kelas Minat Menulis IIP Depok
8 November 2018
Komentar
Posting Komentar